mister mustache

name: kal-el | age: 4 mos | instagram: khumaniskalel
name: kal-el | age: 4 month old | instagram: khumaniskalel

Tema foto hari ini adalah KUMIS.

Langkah-langkah membuat kumis:

1| Ikuti link ini untuk mengeprin kumis.

2| Buat mal di kertas karton linen/kain flanel warna hitam.

3| Gunting sesuai pola.

kumiskumisku
kumiskumisku

Kangen-kangen permen Mister Sarmento menjadi latar belakang pemotretan tema KUMIS. Enjoy!

happy friday
happy friday

Paling suka tidur di dalam lemari pakai celana Paparis untuk selimut.”

flowery bedsheet
flowery bedsheet

Ini sprei kesukaan Mamamia banget! Numpang rebahan ahh.”

don't try this at home
don’t try this at home

“Kalau bukan pemain sirkus atau pesenam lantai akan sulit melakukan headstand. Tapi aku bisa dong!”

mamamia dan paparis
mamamia dan paparis

“Paparis orangnya sibuk. Hari-hari ceriaku sebagian besar bersama Mamamia.”

love banana
love banana

“Kemarin Paparis ke Giant bawa pulang pisang. Enaaak!”

paris je t'aime
paris je t’aime

“Mamamia dan aku cinta Paris. Paris itu singkatan nama Paparis (Papa Aris).”

super mario look alike
super mario look alike

“Mainan komputer favorit Mamamia dan Paparis semasa SMP.”

hippo - my bff
hippo – my bff

“Boneka pemberian Paparis untuk Mamamia. Sekarang jadi sahabatku.”

iMilk
iMilk

“Minum susu setiap hari supaya sehat.”

Sampai jumpa lagi. Dadaaaah.

Jangan lupa follow instagram Kal-El yaah. Terima kasih.

@khumaniskalel

Advertisements

topi baret

Topi saya bundar
Bundar topi saya
Kalo tidak bundar
Bukan topi saya..
(Cipt. Pak Kasur)
miartmiaw.wordpress.com

Baret merah cantik ini pemberian Saskia Ramadhani ketika dia tour 6 negara; berlibur ke Paris-Belanda-Belgia-German-Swiss-Italy (ebuset!) akhir tahun 2012 lalu. Belinya pas di Paris. So sweeet, isn’t she?

Tanya saya: Paris dimana sih?
Jawab hati: Ada tuh, di peta!
Tanya saya: Yang ada Menara Eiffel itu ya?
Batin hati: Di BNS juga ada.
Saski? Who is she?
Saski dan saya saling mengenal belum lama. Dia itu murid les suami saya. Bahkan saya tidak ingat bagaimana cara kami berkenalan. Saling kontak hanya via socmed. Seringan chatting di BBM. Seringan saya ngamatin timeline-nya. Menurut simpulan saya, Saski itu seperti yang dia tulis di bio twitternya: Daddy’s Little Girl (#eaa). Tapi jangan salah, doi bisa juga kok berkata-kata secara dewasa.
Sekarang Saski tercatat sebagai mahasiswi Kedokteran UHT Surabaya yang sedang menyelesaikan skripsi. Resolusi Saski untuk tahun 2013 adalah no more galau, no more jomblo. Tapi yang terpenting dari semua itu, ketika menikah nanti, doi ingin dilamar dengan Hermes Bag sama sepatu Louboutin. Dear para dokter bedah, ini dia kriterianya. HAHA.
Setelah diingat-ingat, kami pernah ketemu ding! Di tempat les. Cuma ya sekilas saja; sambil lalu gitu. Karena komunikasi agak kaku. Mungkin karena jarang ketemu. Jadi bingung mau ngomong apa. Ke-dua, di Tunjungan Plaza. Saski sama mamanya ngemall, saya rame-rame. Juga ngemall bareng adik, suami dan ibu. Umm, dimana lagi ya? Di mimpi! Mimpi siang bolong. Waktu itu Saski ngajakin saya ke Paris karena saya mahir bahasa Prancis. Doi jadiin saya semacam guide buat nggebet cowok-cowok yang berbahasa seseksi bodinya (Ihh, namanya juga daydream).
Akhir-akhir ini memang saya demen sekali dengan aksesoris topi dan sedang berkonsentrasi untuk berjualan topi. Rupanya Saski melihat hobi baru saya sampai plesirpun ketika melihat topi, doi jadi keingat saya. Aih, jadi terharuu :’)
Dibelikanlah saya satu topi. Saya tidak tahu tipe-warna-model topi seperti apa yang dia belikan untuk saya sebagai oleh-oleh. Saski hanya memberi petunjuk yakni:
1.       Sering dipakai cewek-cewek Prancis
2.       Modelnya khas Prancis
Karena tertarik pada bisnis topi, pengetahuan saya mengenai pertopian menjadi sangat ‘lumayan’. HAHA. Saya banyak browsing di internet mengenai berbagai jenis topi, manfaat topi, tata krama memakai topi sampai penggunaan topi secara tepat sesuai bentuk wajah. Termasuk jadi tau kalo cewek Prancis suka pake baret.
Saat saya mencoba menebak teka-teki yang dikasi Saski dengan TOPI BARET, dia hanya bilang: “Rahasia!” Dan rahasia itu terbongkar ketika saya membongkar kemasannya. HOHO, I was right! Yeah \m/
dear Saski, for the lovely French Red Beret, merci..
Meski saya jualan topi, tapi untuk yang satu ini tidak akan saya jual. Iyalaaah. Kan cindera mata, masak dijual. Mau tahu gaya saya memakai topi Baret pemberian Saski? Cekidot!
miartmiaw.wordpress.com
Lalu, foto berikut adalah saat saya melihat pertandingan sepak bola antara Newcastle vs Chelsea di Stadion St. James Park, Newcastle (#eaa lagi) 😀
ini kumisku, mana kumismu
ini kumisku, mana kumismu

xx,

Diti

P.S. Kalau kalian suka postingan ini, follow twitter @diaritopi dan Like Facebook Fanpage Diari Topi. Terima kasih 🙂 🙂

buber smusapas 2002 ~ a decade

Better late than never

HAHA. Maksudnye, seharusnya materi ini diposting dua bulan lalu. Namun, apa dayakuuu. #rhyme

Buka Puasa bersama Klik merupakan tradisi. Jadi, rasanya kok ya kurang afdol bila selama Bulan Ramadhan belum mengadakan ‘buber’. Ramadhan 1433H bulan Juli-Agustus lalu, saya buber-nya sama keluarga inti dan keluarga mas Whin di Santos d’House, lalu keluarga suami di Pasaringin, buber sekaligus reuni sama teman Spanda di Gedoeng 8, trus sama teman corporate Surya Hotel Prigen, rame-rame bareng teman kantor di Hotel J.W Marriot Surabaya. Dan sebagai pamungkas, sama teman smusa Pasuruan angkatan 2002. Ini paling seru karena diadakan pas malam takbir.

Dipilih hari ini dengan asumsi teman yang merantau sudah pada mudik. Kampung halaman mereka kan di Pasuruan. Lalu, kenapa pas malam takbir, bukannya ini saat mereka ngumpul bareng keluarga? NO. Maksud panitia kecil (suami-saya-uri) supaya peserta buber tidak disibukkan dengan sholat tarawih. Sehingga selesai berbuka, sholat maghrib dan sebagainya, kita langsung bisa kongkow-kongkow sambil sulut petasan. Oops! Yaa, minimal lihat kembang apilaaah 🙂

Di room blackberry grup SmusaPas02, opini teman-teman mengenai kegiatan tahunan yang diadakan rutin ini tak mengarah pada satu titik temu. Satu ingin diadakan di rumah makan biar praktis. Yang lain berpendapat bahwa lebih enak kalo diadakan di rumah. Belum lagi saat penetapan uang iuran, teknis pembayaran and so on. Fiuh!

Daripada tak berujung, akhirnya saya coba melobi teman yang bersedia ketempatan. Untungnya Uri mau. Kata dia, sekaligus syukuran rumah baru. Dari sini saya, dibantu suami, mulai sounding ke teman-teman kalau bakal ada temu kangen alumni SMU 1 Pasuruan angkatan 2002 sekaligus buka puasa bersama di rumah Uri pada tanggal 18 Agustus 2012.

Karena sudah 1 dekade, event kali ini mesti spesial lah yau. Berbekal pengalaman arrange buber di perusahaan, saya coba atur acara. Sementara menggunakan uang kas sisa tahun lalu, saya mulai buat reng-rengan budget dan apa-apa yang perlu disiapkan. Konsumsi (makanan, minuman, kue-kue, cemilan), dokumentasi (backdrop untuk photobooth, kamera+tripod), hiburan (mic, sound system, mixtape) dan lain-lain. Juga undangan!

Berikut undangan yang saya buat untuk acara tersebut:

 

Kami, sang panitia kecil, melakukan publikasi melalui facebook, BBM, twitter dan sms. Teman-teman harus melakukan rsvp ke saya sampai jangka waktu yang telah ditentukan (maks. H-2) supaya saya dapat melakukan pemesanan makanan secara tepat berdasarkan jumlah orang yang confirm hadir. Iuran ditetapkan sebesar Rp. 25.000,- dan pembayaran pada saat hari H. Gambling memang. Saya pikir, daripada ribet dengan urusan transfer-mentransfer lebih baik begini. Toh ada uang kas yang masih bisa diolah.

Tiap kali mau atau selesai melakukan todolist, saya biasa men-share di twitter. Rupanya ada salah seorang sahabat yang care dan menanggapi. Anis membantu saya saat harus membuat backdrop yang oke. Kami banyak bertukar pikiran mengenai ide-ide saya. Meski backdrop-nya oke kalau tidak ditunjang dengan aksesori yang keren, jadi kurang all-out ya. Betul nggak?

Mustache kan lagi musim! Aksesori kumis-kumisan banyak digunakan dalam momen tertentu dengan maksud memeriahkan acara. Yihaa! Temanya MUSTACHE. Saya gunakan detil kumis pada buku tamu, bakcdrop dan props! Coba dilihat deh, backdrop yang anis pesan ke temannya untuk acara Buber SmusaPas 2002 ~ a Decade.

 

Nah, foto selanjutnya adalah gaya kami saat foto bareng menggunakan props :p

loh, yang make props kok cuman eike

 

Hehe, ini nih aksesori kumis yang sesungguhnya.

hubby and me

 

Mau bikin aksesori mustache seperti itu? Buat ulang tahun anak, acara kawinan (kalo ingin mengubah pakem) atau sekedar ngumpul sama teman. Simak caranya yuk! Mudah kok..

1) Coba buka link ini.

2) Prin di kertas foto atau hvs.

3) Gunting pola (*Bila perlu mal pola kumis ke kain flanel hitam).

4) Selotape tusuk sate di belakang pola.

5) Voilà!

 

Hehehe, enjoy your day :3

Mia