cirque du soleil makeup

Hello my lovely readers, how are you? Semoga kebahagiaan selalu melekat padamu.

Seperti halnya Looxperiments nih yang lagi merayakan bahagia di ultahnya yang ke-3. Nah, untuk meramaikan perayaan anniversary-nya, tahun ini saya akan ikutan #looxchallenge mereka seperti tahun sebelumnya. Lebih detil mengenai partisipasi saya di ultah ke-2 Looxperiments, silahkan klik di sini.

Jujur saya senang sekali saat Looxperiments mengadakan Looxchallenge ini karena selain mengasah kemampuan bermakeup, saya jadi tertantang untuk mendapatkan hadiahnyaaa. Hohoho. Duh, siapa sih yang gak mau dikasi hadiah kalo syaratnya mudah. Cuma dandan loh! Hehehe. Oke sebelum terlalu jauh ngomongin tentang dandan, terlebih dahulu saya mau mengucapkan:

Happy 3rd Birthday Looxperiments.
Semoga taman bermain makeup-nya makin seru, para adminnya selalu rukun serta tak bosan memberi update terbaru seputar kecantikan dan dunia wanita.

Usianya kian matang, #looxchallenge -nya pun makin menantang! Semua Looxettes kudu dandan dengan tema Cirque du Soleil! Aaah, apa ini? Terus terang saya juga baru tau. Intinya, ala-ala pemain sirkus gitu. Pokoknya seru! Plus, jadi sepadan dengan hadiah yang disponsori oleh Miss Lie Collection, Wardah Beauty, dan Indomakeup.com yang keren-keren. Karena batas akhir submit masih seminggu, sebaiknya mulai dandan buat kamu yang mau ikutan. Yuk, cek tautan #loox3years buat tau caranya!

iamin

Setelah berjam-jam browsing buat nyari inspirasi, inilah makeup Cirque du Soleil yang saya pilih.

source: www.pinterest.com
source: http://www.pinterest.com

Kemudian, berikut Cirque du Soleil ala saya.

phonto

Hahaha. Gimana, keren kaan?

photo 3
Sekali lagi, Selamat Ulang Tahun yang ke-3 buat Looxperiments :’)
photo 2
Teman-teman, doakan saya jadi pemenang beruntung yah! :’)
photo 1
Awas aja deh kalo saya sampai gak menang, hahaha :)))

salam manis dari @khumanis

Jamiatul Khoiriyah

five favorite filters

Pantas saja ada yang nyebut Jaman Edan. Tahun 2000(-an) merupakan tahun penuh tantangan, kata lagu qasidah. Ibarat hidung Pinokio, semakin dipenuhi ‘kebohongan’, semakin majulah sebuah jaman (#apeu). Sebut saja filter foto yang pandai mengelabui pikiran orang (*pengelabuan dalam arti yang positif yaa, haha). Ada Instagram yang saya sukai. Dalam hal ini filter-filternya yang membuat saya tergila-gila; edan karenanya. Saya masih ingat ketika begitu sangat mupeng akan aplikasi yang bisa edit foto dan mengubahnya menjadi menawan secara instan. Waktu itu taunya Instagram lebih bagus dari Molome. Lalu merengek-merayu suami minta beliin iPad. Lalu kabul-kajate, heheh.

Ada lima filter foto Instagram yang menjadi favorit saya. Coba kita lihat foto ini terlebih dahulu:

original picture - NORMAL
original picture – NORMAL

Kemudian temukan pesonanya dalam filter-filter Instagram berikut:

Favorite filter #5.

inkwell - miartmiaw - f3

Untuk tampilan b&w alias monochrome, Inkwell lebih keren ketimbang Willow. Tapi tetap harus hati-hati supaya tidak salah pilih. Biasanya saya akan pakai Inkwell saat sedang menggunakan outfit bercorak. Sehingga tidak ada kesan monoton pada hasil fotonya.

Favorite filter #4.

nashville - miartmiaw - f3

Nashville memberi efek ‘pink pipi’, bernuansa santun dan lembut. Tetapi Walden bisa jadi alternatif untuk tampilan serupa.

Favorite filter #3.

sutro - miartmiaw - f3

Bila ingin mendramatisasi hasil foto, keberhasilan Brannan tak perlu diragukan. Smokey eyes bisa terlihat sangat gothic saat menggunakan filter ini.

Favorite filter #2.

nashville - miartmiaw - f3

Bagi saya, karakter Valencia bukanlah mengubah warna tetapi ia justru memperkaya dan dapat mempercantik foto. Efek ‘skin-glowing’-nya mampu menyedot hampir 75% foto di album Instagram saya.

Favorite filter #1.

early bird - miartmiaw - f3

Early Bird memang paling top! Kesan vintage-nya saya suka. Saya kira, hampir semua orang menyukai filter ini. Frame Early Bird yang memiliki tepian tumpul makin memberi kesan jadul (*Ah, masak sih?!).

Pada dasarnya, filter yang kita pilih di aplikasi apapun merupakan ekspresi diri dan manifestasi mood. Bila ada tagar no-filter di Instagram, pasti seseorang punya tujuan tertentu. Tetapi menurut saya, hal tersebut malah mengurangi kesenangan dalam menerapkan aplikasi itu sendiri. Suka-suka ajalah! Yang penting senang 😀

Menurut kalian, foto NORMAL di atas, paling cocok dipakein filter apa yah? Kalau kamu, sukanya sama filter apa?


miartmiaw

P.S. Five Favorite Filters diposting untuk hiburan semata

[sketch] turning thirty

Dua minggu terakhir ibarat masa berkabung. Gagalnya IVF cycle ke-2 bagai kiamat kecil. Siapa yang mati? Ketiga embrio kami. Saya hanya berkutat di dalam kamar seharian. Ngapain aja? Kebanyakan tidur dan nonton tv. Beli makan aja malas apalagi disuruh makan makanan sehat. So weird! Saya tak ingin terus-menerus berkubang dalam kesedihan.

Saya ingin bertemu orang-orang; berbincang. Bukan hanya melalui dunia maya saja. Sementara suami sibuk dengan kegiatan perkuliahan dan teman-teman, saya ingin bertatap muka secara nyata dengan siapapun bahkan mereka yang tidak saya kenal. Juga lebih aktif melakukan aktivitas yang saya sukai. Inilah yang ada dalam agenda.

Senin | Nongkrong di Perpustakaan Umum

Selasa | Renang (am); Yoga (pm)

Rabu | Weekly Photo Challenge

Kamis | Lari (am); Yoga (pm)

Jumat | Menggambar

Sabtu | Makeup tutorial

Minggu | Santai

Muluk amat! Hahah :’D

Hari ini sudah bisa lebih produktif. Itung-itung sebagai pemanasan, here’s my sketch..

source: mrsprayogo ig
source: mrsprayogo ig

And this is the final result,

faber-castell watercolour pencil #407 | black pencil tic | pilot ballliner medium-black
faber-castell watercolour pencil #407 | black pencil tic | pilot ballliner medium-black

Pensil warnanya sudah pikun; waktunya pensiun. Semoga besok dihari ultah saya, ada yang mau ngasi Copic Marker warna basic (minimal set isi 12, hehe).

Pertanyaan trivia: Berapa jumlah mata dalam sketch Turning Thirty?

lol,

mia

mister mustache

name: kal-el | age: 4 mos | instagram: khumaniskalel
name: kal-el | age: 4 month old | instagram: khumaniskalel

Tema foto hari ini adalah KUMIS.

Langkah-langkah membuat kumis:

1| Ikuti link ini untuk mengeprin kumis.

2| Buat mal di kertas karton linen/kain flanel warna hitam.

3| Gunting sesuai pola.

kumiskumisku
kumiskumisku

Kangen-kangen permen Mister Sarmento menjadi latar belakang pemotretan tema KUMIS. Enjoy!

happy friday
happy friday

Paling suka tidur di dalam lemari pakai celana Paparis untuk selimut.”

flowery bedsheet
flowery bedsheet

Ini sprei kesukaan Mamamia banget! Numpang rebahan ahh.”

don't try this at home
don’t try this at home

“Kalau bukan pemain sirkus atau pesenam lantai akan sulit melakukan headstand. Tapi aku bisa dong!”

mamamia dan paparis
mamamia dan paparis

“Paparis orangnya sibuk. Hari-hari ceriaku sebagian besar bersama Mamamia.”

love banana
love banana

“Kemarin Paparis ke Giant bawa pulang pisang. Enaaak!”

paris je t'aime
paris je t’aime

“Mamamia dan aku cinta Paris. Paris itu singkatan nama Paparis (Papa Aris).”

super mario look alike
super mario look alike

“Mainan komputer favorit Mamamia dan Paparis semasa SMP.”

hippo - my bff
hippo – my bff

“Boneka pemberian Paparis untuk Mamamia. Sekarang jadi sahabatku.”

iMilk
iMilk

“Minum susu setiap hari supaya sehat.”

Sampai jumpa lagi. Dadaaaah.

Jangan lupa follow instagram Kal-El yaah. Terima kasih.

@khumaniskalel

foto topi

Halu Hat Lovers!

Mau crita-crita dikit tentang pemotretan nih! Kali ini bukan tentang sekedar ambil gambar loh. Yang tinggal jepret itu? Nooo! Diti mau motret topi. Nah supaya hasil gambarnya bagus seperti di iklan, harus ada teknik khusus. Untuk seorang pemula, saya rasa foto produknya sudah cukup oke buat dipajang di halaman Facebook. Hehe.

Yang perlu saya siapkan untuk membuat studio foto mini di Ruang Topi, yaitu:

  1. Styrofoam Board alias gabus dengan ketebalan 2 cm. Tinggal beli di toko buku. Ukuran gabus biasanya standar, sekitar 1 x 1 m (5 pcs)
  2. Lampu belajar dengan nyala lampu warna putih yang terang dengan menyesuaikan besaran watt-nya (2 pcs)
  3. Manekin
  4. Cutter
  5. Lakban bening
  6. Canon camera 1000D; lensa fix EF 50mm F/1.8 (*kamera digital biasa juga bisa saya rasa)

Karena terlalu besar, saya potong gabusnya menggunakan cutter dan membuatnya menjadi bentuk persegi (semacam rumah-rumahan). Merekatkannya dengan lakban bening.

Brownie Bow Photoshot
Brownie Bow Photoshot 😀

Meletakkan lampu belajar sedemikian rupa menghadap obyek kemudian menyetel flash light kamera.

BB on spotlight
BB on spotlight

 

Hasil fotonya akan seperti ini:

Wow! Silau maan
Wow! Silau maan!

 

Setelah berbagai macam pose terkumpul, yang paling baik dipilih. Kemudian diedit pakai Photoshop cuma buat ngatur curves sama sharpen. HALAAAH, saya gak ngerti gunain PS >.< Akhirnya minta bantuan aplikasi Smilebox di iPad untuk foto college. Tak lupa dikasi judul Diari Topi dong buat copyright. Fiuh! *lap kringet*

 

Ini dia hasilnya. Ciluuukba!

Genitnya si Brownie Bow ;;)
genitnya nih, si topi soklat

 

Sekian, sekilas mengenai product photography. Apabila ada yang perlu ditambahkan, silahkan. Dengan senang hati menerima feedback dari Hat Lovers 😀

 

Xx, Diari Topi

Follow twitter – http://twitter.com/diaritopi