28 weeks

Halo semuaa..

Sudah masuk TRIMESTER TIGA ya saya sekarang. Wuih! Sudah semakin dekat menuju hari H. Bawaannya ngelamuun terus; membayangkan bagaimana rasanya bertemu si jabang bayi untuk pertama kali.

Menjelang TM3, ada beberapa catatan mengenai perubahan fisik beserta keluhan-keluhan yang menyertai, diantaranya:

1.| Mata
Tiap kali sehabis makan dengan menu utama (bukan cemilan; mengandung nasi), saya langsung dilanda ngantuk. Kalau sudah tidur satu-dua jam, baru deh bisa lega. Hal ini terjadi setelah makan pagi-siang-sore. Kalo malam, lain lagi ceritanya.

2.| Mulut
Mau karena psikosomatis atau bukan, belakangan saya sering merasa mual. Usut punya usut, si bayi mengirimkan sinyal lapar-nya demikian. Jadi, bila waktu makan tiba (termasuk sesaat setelah bangun pagi), secara otomatis saya harus mengunyah sesuatu.

3.| Perut
Pada minggu ke-28, lingkar perut saya berukuran 90 cm (sebagai perbandingan: 83 cm pada minggu ke- 23). Sudah semakin besar, membulat dan berat. ‘Balon berisi air yang menempel di perut’ saya ini, susah sekali diajak kompromi saat duduk maupun bubuk. Ketika duduk, seolah nyeruduk dada hingga membuat saya sesak nafas. Pada waktu mau tidur/rebahan, selain (tetap) membutuhkan bantal sebagai ganjal, saya harus memegangi perut ketika melakukan perubahan posisi dari miring kiri ke kanan (atau sebaliknya). Kalau ndak gitu perut bisa nyeri.

4.| Boyok
Saya sering merasa pegal di area punggung bawah! Terutama kalau dalam sehari melakukan aktivitas monoton lebih dari 1 jam seperti jalan ke mall dan berkendara, keesokan harinya jadi sulit untuk membungkuk, berdiri tegak dan bergerak. Alhasil saya musti berkawan dengan pereda nyeri. Dioles-olesin counterpain terlebih dahulu boyok-nya sebelum tidur.

5.| Kaki
Andai disuruh upacara bendera, saya pasti bisa pingsan di tengah jalan. Berdiri untuk cuci piring sendiri saja heel-bone langsung cemut-cemut dan akar-akaran (baca: pembuluh darah) di punggung kaki seketika nampak bertambah banyak. Belum lagi saat harus menghadapi kram. Nah, ketika terjadi kram tak ada suami yang bantu memulihkan kondisi (sekedar mem-pukpuk atau menarik telapak kaki ke arah tubuh), sakitnya tuh di sini (*nunjuk kaki).

my baby bump at 28 weeks pregnant | tauk apalah tema pregnancy photo-nya | BB = 50 kg
my baby bump at 28 weeks pregnant | tauk apalah tema pregnancy photo-nya | BB = 50 kg

How far long: 28 Minggu
Gender: Perempuan
Total weight gain: 10 Kg
Belly button in or out: In.
Maternity clothes: Old tanktop untuk pemakaian sehari-hari (herartburn-sumuk-friendly)
Stretch marks: Tidak ada.
Sleep: Sulitnya memulai tidur saat harus membawa ‘balon berisi air’
Best feelings this week: Happy banget ketemu papanya anak setelah seminggu LDM —long distance marriage.
Worst feelings this week: Ketika suami mesti balik ke Jombang 😐
Movements: Sekarang Ayang bisa merespon suara, kalo disapa langsung deh bergerak. Pada waktu tertentu, suka koprol-koprol. Kalo lagi nyikut  atau nendang-nendang bikin perut menonjol.
Cravings: Minum jus buah jambu, strawberry, wortel.
Queasy or sick: Heartburn, kaki kram, nyeri punggung-pundak-pinggang. Plus gerah puol!
Looking forward to: Belanja-belanji pernak-pernik bayi.

foto favorit suami! | saya bersama ayang-kalel-lana-popo
foto favorit suami! | saya bersama ayang-kalel-lana-popo

with love,

miartmiaw

Advertisements

10 thoughts on “28 weeks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s