[DIY] serena butterfly wall-art

Halo!

[Sebaiknya skip cerita menye-menye di bawah ini dan langsung loncat ke tutorial, hehe]

photo (13)

Ini adalah kamar saya dan suami. Sejak April 2013 kami beralih dari menghuni Sarang Semut Selai di Bangil ke sebuah ‘petak’ berukuran 22 meter persegi di Apartemen Gunawangsa, Surabaya. Hanya ada satu ruang kosong dan kamar mandi. Untuk hidup berdua, kami merasa sudah lebih dari cukup karena di dalam ruang kosong tadi sudah ada TV, lemari, kulkas, kasur dan pantry. Hal lain yang mungkin menjadi kebutuhan berumah-tangga tapi tidak ada di dalam petak tadi, fleksibilitas kami bisa diandalkan.

Semenjak suami diterima sekolah pada Juni 2013, kehidupan finansial kami mulai berubah. Dari MENAMBAH menjadi MENGURANGI tabungan. Memang tidak sampai ekstrim hingga menguras habis, tapi masa depannya tampak nyata, perlahan namun pasti, sedikit demi sedikit, menyusut. Sampai sekarang kami masih terus berjuang agar rekening itu tidak minus. Tidak ada lagi investasi dalam bentuk apapun. Mari berhemat. Ayo tirakat.

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan kamar untuk dipercantik, saya sebagai seorang istri dituntut untuk bisa kreatif dalam mengelola keuangan. Sebuah kreativitas yang bisa menghapus istilah ono rego ono rupo. Makanya, selama 7 bulan terakhir saya terus menerus memendam keinginan untuk membeli wall-sticker lucu-lucu di ol-shop. Kenapa tidak membuat sendiri saja hiasan tempat tidurnya?

[Huahahahah, ketiga paragraf ini yaaa :’)))]

Oke, sebenarnya saya sampai tidak ingat kapan membeli kertas hitam seharga Rp. 7000,- itu di Gramedia. Sebuah niat untuk menghasilkan wall-art yang istimewa berdesain black birds. Ternyata baru kesampaian deh mengisi kekosongan tembok kaca di kepala kasur kami. Kapan? Setelah (kembali) melihat kamar Serena van der Wodsen di serial Gossip Girl. Bukannya burung di atas ranting, malah kupu-kupu yang seolah berada dalam situasi genting. Yup! Namanya saja perubahan rencana.

serena's room
serena’s room | image source: google

Berikut cara membuat Butterfly Wall-Art ala kamar Serena versi saya.

STEP 1.

pola kupu-kupu | double tape | bolpen hitam | bolpen silver/white eyeliner | gunting | karton linen hitam
~siapkan :: pola kupu-kupu | double tape | bolpen hitam | white eyeliner | gunting | karton linen hitam

Pola kupu-kupu bisa download di internet dan langsung mengeprinnya atau digambar sendiri di kertas HVS putih. Saya membuat 4 variasi kupu dengan ukuran besar-kecil. Dan bila tidak ada double tape, kita masih bisa menggunakan glue-dots (lem tembak).

TIPS: Pilih kupu-kupu dengan desain sederhana agar mudah digunting.

STEP 2.

~gunting pola pada kertas HVS putih dan gunakan sebagai master
~gunting pola pada kertas HVS putih dan gunakan sebagai master untuk membuat pola pada kertas karton linen hitam. gunakan white eyeliner/bolpen warna silver agar pola terlihat lebih jelas. kalo terpaksa, memakai bolpen hitam juga gpp.

STEP 3.

gunting pola kupu-kupu pada kertas putih gunakan sebagai master untuk membuat pola pada kertas hitam kemudian gunting sesuai kebutuhan.
~gunting kupu-kupu dengan jumlah sesuai kebutuhan. idealnya pola kupu kecil lebih banyak daripada kupu ukuran besar (1:2)

Saya menggunting kupu-kupu sebanyak 40 pcs untuk kupu kecil dan 28 pcs untuk kupu besar. Akibatnya, jari tengah tangan kanan langsung ngapal! Kalau bisa sih minta bantuan keluarga atau anak tetangga untuk urusan menggunting pola. Heheh.

STEP 4.

~tempel double-tape di badan kupu-kupu
~tempel double-tape di badan kupu-kupu

Saya kok merasa penggunaan double-tape lebih aman dan bersahabat dibandingkan lem tembak yaa. Rawan belepot! Tapi kalau mau ditempel di tembok, pastikan lem yang kita gunakan memiliki kekuatan super hingga kupu-kupu yang dibuat dapat melekat kuat.

STEP 5.

~gunting kertas karton/koran berbentuk lingkaran
~gunting kertas karton/koran berbentuk lingkaran.

Tujuannya agar nanti kita bisa menempelkan kupu-kupu secara teratur dan tidak keluar jalur. Memutar, melingkar dan bentuknya menjadi bundar.

STEP 6.

~mulai tempel kupu-kupu satu persatu dengan sabar
~mulai tempel kupu-kupu satu persatu dengan sabar

Pada saat menempelkan kupu-kupu, agak tekuk badannya untuk memberi efek tampilan 3D. Dan beri kesan bergerombol di lingkaran ini sebelum meletakkannya secara menyebar membentuk pola oval di area sekitar.

STEP 7.

~gunakan imajinasi estetika pada saat penempelan demi tercipta sebuah maha karya. #tsaah
~gunakan imajinasi estetika pada saat penempelan kupu-kupu demi tercipta sebuah maha karya. #tsaah

DONE.
What do you think? It’s super easy, right?!

photo (6)

our room at day
room at day
our room at night
room at night

Semoga bermanfaat 🙂

xoxo
miartmiaw

Advertisements

8 thoughts on “[DIY] serena butterfly wall-art

  1. ya ampoonn mbak’e niat nemeenn.. wakakaka. aku paling gak bakat kalo bikin gini2an dah. Mending adek ku bontot yg aku suruh bikin, lebih telaten.

    cute mbak..! ^^ besok2 kalo bosen, tinggal ganti kupu2 yg warna warni biar lebih ceriaa.. hehehe :p

    1. Itulah gunanya adik, untuk disuruh suruh kakak. Wakakak.
      Iya ini aku daripada nganggur. Huhu. Emang sengaja bikin yang item (dulu) biar lebih mirip kayak punya serena. Haha. Next time ganti warna pelangi hihi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s