[IVF] day by day #2

Masih setia di sini membaca kisah IVF saya? Terima kasih banyak yaa 🙂 🙂 Disekuel pertama (bisa ditelusur di link ini), ada saya yang berkutat dengan jarum suntik dan proses perkembangbiakan folikel. Walau sang kisah telah dibagi duapun, saya masih juga tidak bisa menyingkat ceritanya. Macam bertele-tele. Fiuh, padahal memang pengen menjabarkan semua perasaan dan jerih payah yang telah lalu. Haha. OKE. Mari kita lanjutkan cycle-nya..

Hari ke-12
Senin, 15 Okt 12. Harvest Time! Saya kira tim dokter SpOG dan Androlog RS Siloam ini hampir tiap pagi panen telur. Dan kali ini tiba giliran saya yang dipanen telurnya. Saya sudah cerita panjang lebar di postingan terdahulu. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa:

Tidak baik membuat orang lain patah semangat dan membiarkan orang lain berpikir negatif akan suatu keadaan.

Jadi mulai detik ini, berhentilah cerita kepada orang yang mau menjalani program bayi tabung tentang:
1. Merananya saat OPU, walau mungkin itu yang kamu rasakan
2. Kram-kram di perut yang menurutmu sakitnya minta ampun
3. Menyatakan penderitaan orang lain lebih besar ketimbang apa yang akan/telah kita rasakan

[HAH! Ini apaa?!@#$% Haha. Curcol tentang ke-bete-an akibat perilaku dan perkataan seseorang. #Abaikan]

*

Selesai OPU, saya kan lapar sekali tuh. Tetapi Boncafe jam 8 pagi belum buka. Lantas saya dan suami pergi ke Wapo, depan Kampus B Unair. Rumput tetangga selalu lebih hijau ya, kenapaa saya tadi gak milih nasi pecel juga seperti suami. Lebih enak dibanding steak-nya :/ Ah, memang menyesal tak pernah diawal.

Setelah makan kemudian bingung, antara mau pulang sama mengiyakan ajakan suami jalan-jalan. Mata saya sebenarnya agak siwer dan kepala sedikit pening. Tetapi kasihan juga bila dia ngantar pulang saya lalu balik lagi ke Surabaya buat ngajar. Haduuh, akhirnya saya mau-in deh mampir Tunjungan Plaza.

noh! gelang pasien aja masih di tangan, enggan dibuang

Sorenya, saya limbang-limbung sendiri pake sandal jepit di Mall Ciputra World sembari nungguin suami ngajar di kampus UWK. Nongkrong-nongkrong geje di Food Court sambil nungguin jam nonton di XXI. Rencana mau lihat TED jam setengah 6-an. Ntar usai nonton langsung pulang. Eh, ternyata nentir yang ke-2 cancel. Akhirnya saya random aja, tiket nontonnya saya kasihin sama orang yang tidak dikenal. Jam 7 check-out Ciworld, jam sembilan uda nyampe rumah. Langsung tidoorr.

Hari ke-13
Selasa, 16 Okt 12. Mulai masuk kerja lagi ini yaa. Waiting list kerjaan yang harus diselesaikan, buanyak! Sampai empat hari ke depan, aktivitas siang hari berada di seputar urusan pabrik. Mengisi form aplikasi Visa Cina karyawan, mengirim datanya ke Konsulat Cina di Surabaya dan pergi ke kantor Imigrasi juga untuk update dokumen ekspatriat. Lagipula, saya kan harus cuti panjang sehabis embrio transfer. Kerjaan saya sementara harus dilimpahkan ke atasan :p

Seusai OPU, start malam ini, ada obat khusus yang berfungsi untuk menyiapkan rahim menerima janin. Semacam suplemen bagi wanita dengan defisiensi hormon progesteron. Namanya Crinone 8%, Progesterone Vaginal Gel. Sesuai namanya, obat ini memang berhubungan dengan miss v.

another dildo. LOL

Cara memakainya butuh sikap yang santai dan tenang. Awalnya memang sulit, seperti nabrak atau nyantol-nyantol saluran miss v gitu. Mungkin karena posisi yang kurang pas. Bila perlu, minta suami untuk merayu atau nonton film biru biar miss v mengeluarkan pelumas alami sehingga aplikator Crinone mudah masuk. Begini detil cara pakainya:

1. Putar dan potong penguncinya dengan telunjuk dan ibu jari,
2. Masukkan aplikator ke dalam miss v secara perlahan sampai dalam, lalu squeeze kotak perseginya untuk mengeluarkan gel sampai tuntas,
3. Gel yang di sisi ini akan menyembur ke dalam miss v. Kadang kita akan merasa seperti kentut karena ada udara di dalamnya.

Hari ke-14
Rabu, 17 Okt 12. Crinone jam 21:30

Hari ke-15
Kamis, 18 Okt 12. Kamis-kamis di kantor merasa agak horor. Pas pipis, ada keanehan yang muncul dari miss v. Ada yang keluar bergumpal-gumpal warna putih >.< Gak sakit sih, cuma kuatir aja. Ini kan berarti obatnya jatuh semua. Lak gak bisa memberikan hasil maksimal. Dohh! Akhirnya cari tahu apakah teman pengikut IVF juga mengalami hal serupa. Ternyata iya. Dan kata mereka itu tak berarti apa-apa. Cuma residu. Okelah kalo begitu.

Crinone jam 23:50.

Hari ke-16
Jumat, 19 Okt 12. Crinone jam 21:15

Hari ke-17
Sabtu, 20 Okt 12. ET-nya Katy Perry jadi pengiring perjalanan ke RS. Siloam hari ini. Eheheh. Bukan Extra-Terrestrial melainkan Embryo Transfer. Untuk cerita yang lebih detil, lihat di sini. Lalu, tau-tau sudah malam yah?! Hahah, jam 23:40 waktunya Crinone! #mehlali

Hari ke-18
Minggu, 21 Okt 12. H+1 pasca ET. Bertambah usia saya, segalanya harus lebih baik. Memang lebih baik bagi saya untuk segera menanggalkan sifat-sifat buruk antara lain: egois, penuntut, suka cemburu terhadap hal-hal yang gak perlu. Sebaiknya kita bagi aja deh kue ultahnya. Kue ultah saya, adik ipar yang beliin. Entah, masnya utang atau nitip duit ini. Hihi.

Saya sudah gak kerasan di rumah sakit. Selalu terbayang kasur rumah yang lebih nyaman dan bisa ditempati berdua. Alih-alih menunggu waktu check-out (sekitar jam 12), kami memutuskan untuk pulang jam sembilan. Pelan-pelan nyetirnya ya Sayang. Maksimal 60 km/jam.

Sesampai Bangil, kami mampir ke rumah bos B, atasan langsung yang kebetulan rumahnya dekat dengan Sarang Semut ♥ Selai. Saya serahkan kuitansi biaya OPU dan ET plus rawat inap agar bisa segera diproses untuk medical claim. Saya ceritakan proses IVF yang kasusnya memang jarang. Tidak pernah ada malah di IST. Berharap biaya itu diganti oleh perusahaan. Tak lama kemudian kami undur diri.

Sekitar waktu Isya, ibu dan adik cewek saya-Liliput bawain saya makan malam. Kayak saya ini yang demikian rapuh hingga tidak boleh memasak dulu untuk sementara waktu. Mwuehehe. Kerupuk puli, ayam dan sayur bayam. Saya tuang di piring sampai nyaris tumpah kuah sayurnya, lalu makan dengan lahap. Enaknyaa. Marem gek merem. Tak lupa Crinone jam 22:30.

Hari ke-19
Senin, 22 Okt 12. Cuti. Ada injeksi Pregnyl dengan jarum suntik lebih besar dari jarum suntik insulin. Wow! Dasar suami ni sukanya nyuntik-nyuntik, makanya dia yang akhirnya menginjeksi saya di pantat kanan (Eh, gak ada hubungannya ya?). Selulit dilihat suami? Ah, gpp! Kami saling cinta selulit pasangan. Dan yang paling asyik, bila disuntik tak menimbulkan rasa sakit. Weee 😀

Sarapan masih bisa dengan lauk dan nasi sisa semalam. Tetapi siang hari, suami membelikan makan di warung langganan sebelum pergi meninggalkan saya untuk mencari nafkah di Surabaya. Kemudian saya sendirian di kamar. Ketap-ketip lalu tidur. Dan bangun. Lalu mainan socmed. Ngantuk lagi. Bangun tidur lihat tv (kalo sekitar jam tujuh malam saya bilang lihat tv, itu berarti lagi nonton The Big Bang Theory). Kemudian menemani malam sampai suami pulang. Jam 23:00 si Dia mengingatkan: “Crinone-mu Yang!”

Hari ke-20
Selasa, 23 Okt 12. Masih cuti. Pagi sekitar setengan 6, datang serombongan keluarga bos B. Anak yang paling kecil digendong, yang paling besar jalan kaki sama ortunya, sedangkan yang nomor dua-naik sepeda. Wah, ini saya belum pernah menerima tamu jam segini pas belum mandi pulak! HAHA. Hmm, ada apakah gerangan?

Hoo, ternyata beliau mengembalikan kuitansi-kuitansi yang saya berikan kemarin lusa. Wuih, sedihnya. Alasannya, program batab tidak termasuk dalam pemeliharaan kesehatan. Padahal di Cash Payment Slip uda ada tanda tangan Presdir loh. Hiks, kenapa lantas tanda-tangannya diurek-urek? Setelah mereka pulang, saya lantas menyepi di kamar. Suami menemani, berusaha menenangkan gejolak yang saya rasakan.

Pada hari ke-20 IVF, aplikasi Crinone dilakukan pada pukul 23:10.

Hari ke-21
Rabu, 24 Okt 12. Tetap cuti. Hihi. Crinone jam 00:05. Uwoo, tadi ngapain aja baru bisa aplikasikan Crinone jam segini? Hehe.

Hari ke-22
Kamis, 25 Okt 12. Apa kabar pabrik? Tanpa saya, semua tetap lancar ya? Baiklah.

Kalau di rumah sendirian dan tidak ada yang bisa dikerjakan, mau apa lagi coba kalo bukan eat-pray-love (baca: tidur)? Diwaktu senggang kadang meraba-raba perut, siapa tau sudah ada penghuninya. Lalu baca-baca (headline) koran. Tidur dan bangun hingga terdengar suara takbir dari masjid sebelah. Hati terasa sejuk, nyaman dan syahdu.

Baby Hiu kena macet di jalan menuju pulang. Biasalah, sebelum long weekend, tingkat arus mudik cenderung tinggi. Apalagi pas malam takbir Lebaran Haji begini. Meski tak seramai Idul Fitri, tetap saja si doi terlambat satu jam dari ETD. Setelah makan, gosok gigi dan cuci kaki kami bobo sambil saya memegang lengan atasnya yang dempal. Tak lupa mainan Crinone dulu. Haha (23:16).

Hari ke-23
Jumat, 26 Okt 12. Oke! Ini plesiran pertama saya setelah beberapa hari di’pingit’. Jam lima pagi, ke Pasuruan buat sholat Id di masjid sekitar Santos d’House (rumah ortu). Seperti mengejar matari, kami meluncur sekencang laju siput ke arah timur. Ibu surprais saya datang. Mampir, leyeh-leyeh sebentar di kamar. Begitu ingat harus segera suntik penguat kandungan, kami undur diri dan membawa pulang buah matoa.

10:00. Injeksi Pregnyl by baby hiu
23:00. ‘Injeksi’ Crinone by me

Hari ke-24
Sabtu, 27 Okt 12. Crinone jam 23:29

Hari ke-25
Minggu, 28 Okt 12. Crinone jam 22:00

Hari ke-26
Senin, 29 Okt 12. Saya keluyuran lagi hari ini. Bersama suami pergi ke Carrefour, beli sembako sama beberapa kosmetik kamar mandi. Di jalanan sungguh panas dan gerah. Ini mungkin dikarenakan sayanya suka semedi di kamar. Jadi suasana suhu yang ekstrim bikin kaget. Saat senggang di mobil, saya monitor kerjaan dari HP. Sempat chitchat sama Mba Ana tentang bagaimana perasaan dia H-1 sebelum ‘pengumuman’. Tak terlalu menyukai bad-surprais, akhirnya doi melakukan HPT. Tapi tak memberitahukan hasilnya kepada saya.

Suami pulang mengajar pada pukul 23:00 dalam kondisi basah kuyup. Kesiaaan. Ini kali pertama hujan mengguyur Bangil. Akhirnyaaa. Seketika bau tanah berhamburan dimana-mana, mawar jambe di halaman bersorak kegirangan, sedang saya membatin: “Semoga hujan menjadi sebuah pertanda baik bagi kami.” Dan sebaiknya memang lekas tidur agar besok lebih segar dan bugar. Aplikasi Crinone pukul 22:00.

Hari ke-27
Selasa, 30 Okt 12. Jam 06:00 meluncur Siloam. Saya merasa tidak punya firasat apa-apa. Tidak terlalu memikirkan keberhasilan program itu. Saya hanya merasa bergairah, membayangkan diri menyampaikan berita gembira ke siapa saja. Bersamaan dengan itu, benak saya berkata bahwa “blastocyt itu akan jadi anak laki-laki sedangkan morula akan jadi anak perempuan”. Tetap optimis bos!

Sesampai di Siloam, saya celingukan nyariin Mba Ana. Kemarin saya sampaikan kalo sudah siap ambil darah sekitar  setengah 8. Gak janjian juga sih mau ketemuan. Yaa, bila jodoh pasti ketemu. Tapi disepanjang mata memandang, tidak bisa saya temukan sosoknya. Oke, lebih baik ke toilet dulu untuk memenuhi panggilan alam. Pipis dan pub.

Pas antri di ruang CF, ndilalah sudah duduk di samping saya simbak yang dicariin. Lalu kami pergi ke ruangan di ujung untuk tes β~hCG secara bergantian dilanjut membayar biaya tes dan duduk-duduk di tempat antri untuk rumpi pagi. Foto-foto lagi.

wif happiest ivf-mate, ana furger

Sempat ketemu sama mba Febi. Lalu dia cerita sesuatu yang sedih dan mengkhawatirkan. Semoga flek-flek yang dialami tidak berarti apa-apa ya Mbak. Tak lama akhirnya kami berpencar. Mba Ana yang mau nonton, Mba Febi yang mau istirahat aja di kos-an. Saya? Mau sarapan ah.

Padahal lapar benar, tapi bingung mau makan apa. Setelah putar-putar dan tidak kunjung mendapatkan insight makanan yang hendak disarap (#eh), suami ngajakin ke Gresik buat ngeliatin proses pembangunan rumah Oli, adiknya. Waduh, jau amir! Akhirnya perut kesayangan bisa sarapan soto daging buatan mertua. Alhamdulillah.

Pukul 11, saya gatal buat tanya hasil lab. Kemudian saya beranikan diri nelpon Siloam. Widiih, grogi setengah mati. Mana AC di kamar dingin banget. Jiaan, sikilku anyep tenanan! Sama suster disambungkan sama dokter. Lalu, meski suaranya jauh, saya masih bisa dengar waktu dokter Aucky bilang level β~hCG saya berada di zona abu-abu. Nilai 13 itu mengindikasikan sayanya positif tapi bisa gugur. Deg! Padahal saya tau pasaran nilai β~hCG untuk kehamilan ganda adalah 400-an. Air yang keluar dari mata saya, entah menyiratkan apa.

Malam ini rasanya pingin skip ketemu dokter Hamdani dan tes β~hCG ulang di lain tempat sebagai perbandingan. Faktanya, kami ketemu dia jua jam 18:30 buat konsultasi dan urung melakukan tes lagi. Beliau memberi info nilai progesterone sebesar 17 dan anjuran untuk Crinone free sampai ada instruksi lanjutan. Lusa tes ulang.

Hari ke-28
Rabu, 31 Okt 12. Saya masih perlu cuti lagi. Saya enggan masuk kerja; mau istirahat saja. Sebenarnya sudah dari awal bulan saya mau bikin tutorial make-up Halloween tapi mana sempaat. Bahkan hari ini. Seolah sedang nganggur tetapi kepala disibukkan menyusun banyak tanya penasaran, yang saya tak tau jawabnya hingga besok 😦

Mungkinkah nilai β~hCG bisa naik drastis? Sebaiknya saya makan apa?

Jadi, morula saya ya yang tak mau nempel. Nilai 13 itu pasti indikasi nilai blastocyst-nya ya?

Nilai progesterone 17 itu efek Crinone-kah?

Kalau β~hCG naik dan saya dinyatakan hamil kuat. Apakah masih tetap dengan kehamilan ganda?

β~hCG yang dari awal meragukan, bagaimana dengan perkembangan janin nantinya? Bisakah ia berkembang dengan sempurna?

Bagaimana bila satu janin gugur di tengah jalan? Atau mereka berhasil bertahan tapi lahir dengan kecacatan?

Naudzubillah.

Semoga Allah memberi kami segala yang terbaik.

Hari ke-29
Kamis, 01 Nov 12. Lagi-lagi cuti.

05:30 Heading Siloam for blood test (again) then go home
13:15 β~hCG result 4 (by phone) 😦 😦 😦

Suami tidak membiarkan saya bersedih. Lalu dia ngajakin menyetrika Surabaya sebagai pengalih perhatian. Malamnya ke Food Festival di Pakuwon City. Nongkrong makan tahu gejrot sambil membahas rencana lanjutan. Diantaranya wacana bahwa saya mesti berhenti kerja dan pindah rumah (tinggal di Surabaya saja) dan sebagainya. Kami saling menguatkan demi menyiapkan masa depan yang lebih baik. Sementara sih masih hanya ada kami berdua. Yaa, sampai saat itu tiba. Sampai ada anak-anak yang menemani tawa kami..

 

Kecup semanis ketchup,

miaw

Advertisements

18 thoughts on “[IVF] day by day #2

  1. Semangat ya babe..tdk tau knp saya tiba2 menitikan air mata dengan segenap kisah kasihmu. Allah has prepared something special for you and lovely hubby.

  2. Sabar ya Jami (*plak! milih nama sendiri), jangan kecil hati. Pernikahannya masih belum 3 tahun. Perjalanan masih panjang. 🙂 Aku biarpun gak IVF, sebelum akhirnya dapet Alix juga keguguran2 dulu.
    Btw, waktu kembarannya Alix gugur, aku juga dikasih Crinone 8 selama 2 minggu. Padahal lagi pendarahan banyak. Belepotan banget jadinya. Hehe. Plus suntikan2 ini itu sama dokter (aku gak inget apa aja). RS Siloam Surabaya juga.
    Btw, aku punya 2 temen yang sukses IVF (3-4 kali ET), mereka nggak saling kenal sih. Tapi ada kesamaan dari cerita mereka. Dua2nya disuruh nambah berat badan sama dokter mereka sebelum prosedur dimulai. Soalnya mereka juga kering kerontang kayak kamu gitu. Hehehe.

  3. Semoga punya baby sebelum usia pernikahan lima tahun ya mbak Ul? And please, tanpa ada keguguran-keguguran dulu 😦
    Hemm, skr hidup jadi komplit beneran nih, sudah ada alix-ari yang kiyut abis 🙂
    Nambah BB itu usulan yang super sekali! *Perasaan sekarang ini sudah lebih montog! Wah, mesti nambah berapa kilo lagi? Ahuhuhu.

  4. Ya gak tau nambah berat berapa. Kayaknya body mass index jadi sekitar 23-24 gitu (aku gak tau rumusnya). Ntar kalo sudah melahirkan bisa program pelangsingan lagi. Tapi kalo beratmu cuma 42kg, alamak… Isi BH-ku aja lebih berat dari itu. Wkwkwk.

  5. Hooh, suami pernah nyletuk-nyletuk tentang BMI. Utk bb ideal dg nilai BMI 22, beratku kudu 50 kg! Dan demi kepentingan IVF, rasanya bb memang harus lebih dari itu. Hmm, padahal Baby Hiu beratnya 97! Andai dia mau beri aku usus-nya. Haha!

  6. Salam kenal …. Saya skrg lg proses bayi tabung di siloam, trus hasilnya gmn …? Apa bhcgnya bisa naik … Dan positif hamil …

  7. Iya mba mia …. Alhamdulillah, 3 jan kmaren dokter aucky mnyatakan berhasil positif dgn bhcg 248 … Pjuangan msh panjang, smoga allah kasih lancar smua …. Amiiin . Ayooo, mba mia kpn program k siloam lagi, kmrn byk lhoo yg ikutan program kdua d siloam … Yuuuk ..yukkk

    1. alhamdulillah, ikut senang yaa. semoga kehamilan nya tak ada kendala, ibu dan bayi sehat bahagia.
      moga akhir bulan ini bisa FET, tergantung hasil SHG tgl 25 jan nanti ini 🙂

    1. Salamm kenal buat mba mia.. Dan teman teman semuannya duh aku sueneng banget dan semangat baca di sini.. Perkenalkan namaku Lania biasa aku di panggil nia aja… Senangnya aku bisa bergabung di sini… Ingin minta suport.nya ttg Bt… Buat mba Mia dok..program Banyak di say ya… Succes ya dan selamat Smoga lancar terus..
      Skrg aku jg lg ikut program BT. Di BIC jkt dgn Dr Ivan… Semuanya hampir sama ya pengalamannya awal proses penyuntikan… Sampai Opu dan ET..efektnya hampir sama perut kembung dll.. Program Bt aku mulai dr tgl 6 Februari malam itu lsg proses penyuntikan Gonal aku dosis nya yg paling tinggi 375 iu Wow mgkn krn faktor usia ku yg skrg 34thn.. Mulai ET tgl 21 februari.. Dan skrg sdh hari yg ke 5 kemarin2 sy merasa perut Msh Kembung tp alhamdulillah skrg sdh sembuh dan payudara aku jg sdh nga keras lg….banyak pengalaman dr teman yg ikut Bt ada yg keluar flek itu biasanya di hari yg keberapa ya krn sampai hari yg ke 5 sy tdk ada tanda flek Smoga ini tanda kl aku positif amin3x sy butuh saranya dr mba mia dan teman2 yg lain… Selama program boleh nga sih kita sholat menganggu tdk dgn Embrio nya pada saat kita sujud maaf (nunging) mslhnya selama ini aku sholat aja cuek dgn Embrio intinya aku pasrah sama yg di atas… Tp disisi lain aku jg ketakutan akhirnya skrg solatnya sambil duduk deh hehehe skrg deg.degan neh menunggu raport nya nanti di tgl 6maret mhn doanya ya teman salam syg Nia

  8. Salam kenal buat mbak Mia n temen2 semua…
    seneng banget dapet temen berbagi disini..Baca pengalaman temen2 jadi semangat lagi nih,.. oia kenalkan namaku Nunung, sorry aku kurang bisa cerita n nulis hehehe…Sekarang aku lagi ikutan batab baru sekali siih, setelah insem 4 kali n gagal walo ada sekali hampir berhasil tp cuman smp 3 bulan jaa
    Sekarang nii baru ngejalani Batab, pada akhir 24 November OPU, n 27 November ET dg ditanam 3 Emby, tgl 9 Desember malah flek, n 11 Desember di cek urin hasilnya masih negatif, trus tgl 13 Desembernya cek ke dokter untuk Bhcg dg hasil 1.20 diulang smp 3 kali msh jg sama hasilnya tp saat di usg dokter bilang ini rahimnya kayak sedang hamil ,tiap minggu kontrol dokter n tiap minggu test Bhcg dg hasil sama 1.20 gak naik2 , bingung sebenernya aku hamil kagak siih? terus bahkan dokter saranin buat cari Asam folat yg 5 ug ( 5 mili ) klo di Indo biasanya Asam folat cuma 1 ug ( 1 mili ) , aku coba cari di Malay n Ausi cz ada sodara yg lg mukim disana ( udah dapet tp belum smp ditangan msh otw ) msh bingung..

    1. Siang mbaa..piyee akhirnya bhcgnya brhasil naik ga..klo rahimnya tbal bs jd ga kliatan kali..tmn di ktr ada abis 2ww…ga kliatan bhcg negatif..dsuruh tteetp konsumsi obat ..2 minggu balik lg..usg kliatan kantong mbaa..subhanalloh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s