kenangan nak-kanak

Pssst!! Saya mau berbesar hati membongkar rahasia pengalaman masa SD dan sekitarnya nih! *ambil nafas*

1) Mengenakan seragam merah-putih, kelas 1.

Gara-gara ada ‘cublikan’ (imunisasi) pas jam istirahat, saya nekat kabur dari sekolah jalan kaki pulang ke rumah. Padahal jarak rumah-sekolah, 2 km. Biasanya diantar-jemput Pak Amin (tukang becak langganan). Takut banget waktu teman-teman bilang kalo disuntik itu sakit šŸ˜¦

*Pak Amin sekarang sudah tidak ada. Duh, Pak Amin. Semua sayang Pak Amin. Waktu antar-jemput saya sekolah, dia sudah tua. Mengayuh becak untuk mencari nafkah. Yuk, kita berdoa untuk Pak Amin. Semoga Pak Amin tenang di sisi-Nya.

2) Ada teman namanya Dahlan. Selain badung dan suka olok-olok nama saya dengan: “Atul! Atul!”, Dahlan ini giginya berwarna kuning penuh jigong. Trus ke sekolah tidak pernah pake kaos kaki. Kalo keringetan, kakinya bau sekali. Pernah suatu kali, tau-tau Dahlan gangguin saya lalu lari. Saya kejar doi kesana-kesini mutar halaman sekolah, melintasi aula, melompati taman, lewat kantin dan kamar mandi.

Tepat di atas tutup septic tank, saya berhasil meraih seragam warna coklat mudanya. Tidak mau berhenti, Dahlan menggeliat dan berniat melepaskan diri. Seragam tadi saya tarik kuat-kuat kemudian, “krieeeekkk!!” Yakampun, sobeek šŸ˜¦ Saya ndak tega lihatnya. Doi kan anak kurang mampu. Saya diam, Dahlan ucul sambil cengengesan.

3) Sudah jadi kebiasaan, sepulang sekolah main bendan di halaman rumah tetangga. Ini ada teman sepermainan warna kulitnya hitam legam karena banyak terpapar matahari. Rambutnya keriting kecil-kecil. Oh ya, namanya Miko.

Waktu bendan sama saya, Miko lempar kreweng (pecahan genteng) mengenai kepala saya. Sakitnya kagak nahan, sayanya nangis. Mengadu ibu, tak membantu. Saya pengennya Miko dihajar sampai babak belur biar kapok. Tapi beliau cuma mengelus kepala saya yang benjol.

Sambil menangis tersedu, di tengah-tengah pintu, saya baca surat Yasin sampai tamat. Berdoa agar Miko, mati.

4) Teman saya yang lain namanya Mamad. Suatu sore, dia mengajak saya ke kebun tebu (dekat sawah dan kebun mangga) yang kala itu hampir musim panen.Ā  Tanamannya sudah menjulang ke langit, melebihi tinggi badan kelas 5 saya. Kami mampir dulu mandi di pinggir dam.

Kalo sudah dewasa, kerumunan tebu raksasa terlihat menyeramkan. Mungkinkah ada singa di sana? Kalo ular, pasti ada kali ya? Ketika saya sibuk bertanya-tanya tentang sesuatu di balik kebun tebu, Mamad sibuk menebang batang tebu dengan pisau. Kemudian menyesapnya. Dia memberi contoh saya untuk melakukan hal yang sama.

Eh, ada kasak-kusuk dari dalam sana! Macam orang mengobrol dan ketawa-ketiwi. Mamad penasaran dan mencari sumber suara. Tangan saya digamitnya dan diajakin masuk. Waduh, langsung gatal-gatal deh badan dan kaki saya. Ternyata ketemu sama teman yang lain di sini. Hihi. Hahahaha!Ā  Ketika ada yang teriak, “Mandornya datang!” Kami langsung lari tunggang-langgang.

5) Semenjak selalu diajakin Mbak Mur (pengasuh) ke sungai besar yang letaknya tidak jauh dari rumah, saya jadi punya hobi baru. Gandrung cuci baju. Juga slulup di sana. Kegiatan rutin Mbak Mur yang menurutnya membosankan, bagi saya menyenangkan.

Jaman saya masih imut, sungai Pleret ini airnya jernih menyegarkan, alirannya deras lancar. Saya suka mencari ocong-ocong dan ikan gatul menggunakan saringan santan. Btw, Mbak Mur pernah loh menangkap udang sebesar lengan di balik batu, di tempat biasa kami mencuci baju.

Di bongkahan batu (besar) itulah saya bisa main-main dengan pakaian, sabun cuci, mengucek kaos kaki kemudian membilas dan melihat busanya hanyut terbawa aliran air. Ketika tidak ada stok baju kotor, lipatan baju bersih di lemari saya bongkar, saya bawa pergi untuk dicuci di kali. Hihi.

*buang nafas*

Ah, lega. Hahaha šŸ˜€Ā  Itulah sekelumit cerita; penggalan kisah masa lalu saya. Wanna share yours? šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s